02 Juli 2011 - 09:35 WIBKenaikan Batas Kemiskinan RI meningkat
Diposting oleh : Mic hael
Kategori: Regional - Dibaca: 2147483648 kali

Selama ini komponen garis kemiskinan mencakup garis kemiskinan makanan dan garis kemiskinan bukan makanan. Kontribusi garis kemiskinan untuk makanan mencapai 73,52% yang mencakup perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan selama periode yang sama.
Sumbangan garis kemiskinan makanan di Maret 2011, menunjukan beras memberi sumbangan 25,45% di perkotaam dan 32,81% di pedesaan. Kemudian disusul oleh rokok kretek filter 7,,7% di perkotaan dan 6,23% di pedesaan dan lain-lain.
Sementara itu garis kemiskinan non makanan yang memberikan sumbangan besar untuk garis kemiskinan adalah biaya perumahan sebesar 8,85% di perkotaan dan 6,53% di pedesaan, biaya listrik 3,48% di perkotaan dan 1,92% di pedesaan, biaya pendidikan 2,77% di perkotaan dan 1,45% di pedesaan dan lain-lain.
Menanggapi hal ini Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, adanya kenaikan batas garis kemiskinan karena ada kenaikan biaya hidup. Namun, hal itu menurut Hatta masih dianggap wajar karena diimbangi pendapatan dan daya beli masyarakat yang meningkat.
"Saya belum bisa berbicara apakah itu impact-nya terhadap kemiskinan seperti apa, tapi income masyarakat bertambah, meningkat. Jadi kalau garis kemiskinan dinaikkan itu sangat wajar, karena income kita meningkat rata-ratanya. Daya beli meningkat, sekarang kan US$ 3.000 lebih pendapatan per kapita kita," terang Hatta. (Zn)

- Paraguay Pimpin Grup F
- Paraguay Pimpin Grup F
- lorenzo
- Lorenzo tak tertandingi di GP Inggris
- Presiden Tunggu MA kasus Bibit - Chandra
Isi Komentar :




