20 Juli 2011 - 19:20 WIBKisruh Harga BBM Marak, Pemerintah Tak Tegas
Diposting oleh : Mic hael
Kategori: Psikologi - Dibaca: 49214 kali

Disparitas harga BBM bersubsidi dan BBM nonsubsidi yang mencapai Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per liter mulai mengundang kekisruhan di Tarakan, Kalimantan Timur. Lebih dari 100 pengecer BBM, Selasa 19/07/2011, berunjuk rasa di halaman kantor Wali Kota Tarakan menuntut diperbolehkan membeli BBM bersubsidi di agen premium dan minyak solar ataupun di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU).
”Seminggu ini kami tidak berjualan karena dilarang beli BBM. Kami hanya penjual botolan karena butuh makan,” ucap Ridwan AK, perwakilan pengecer.
Aviliani, ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Selasa, mengatakan, ketidaktegasan sikap pemerintah dalam memutuskan kenaikan harga BBM bersubsidi malah menimbulkan ketidakpastian bagi banyak pihak. Bahkan, beberapa pihak merugi akibat antrean di banyak SPBU. (Mc)

- Chile Rebut Tahta klasemen
- Chile Rebut Tahta klasemen
- Chile Rebut Tahta Klasemen
- Portugal Perkasa
- 11.Portugal Timnas
Isi Komentar :




