22 Februari 2012 - 08:25 WIBBI Waspada Kredit Properti Bank Tembus Rp 300 Triliun
Diposting oleh : Mic hael
Kategori: Bisnis & Keuangan - Dibaca: 75329 kali

Pertumbuhan kredit properti tersebut didorong oleh segmen Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) yang tembus Rp 182,63 triliun.
Demikian dikutip dari Statistik Ekonomi dan Monter BI seperti disampaikan oleh Juru Bicara BI Difi Johansyah.
"Total kredit properti hingga Desember 2011 mencapai Rp 301,27 triliun terdiri dari kredit konstruksi sebesar Rp 74,89 triliun kemudian kredit real estate mencapai Rp 43,73 triliun dan kredit KPR serta KPA yang mencapai Rp 182,63 triliun," ungkap Difi.
Kredit properti paling banyak disalurkan oleh bank swasta nasional serta disusul oleh bank milik pemerintah (BUMN). Bank swasta menyalurkan kredit properti hingga Rp 145,62 triliun sedangkan bank Persero sebesar Rp 125,29 triliun.
"Namun untuk KPR dan KPA yang disalurkan masih lebih banyak dari bank Persero yang mencapai Rp 91,77 triliun sedangkan bank swasta nasional menyalurkan KPR dan KPA hingga Rp 76,53 triliun," tutur Difi.
Difi menyampaikan kredit properti yang masuk kepada segmen kredit konsumer memang terus dipantau. Ia menilai pesatnya pertumbuhan kredit konsumer perlu diwaspadai. Pertumbuhan kredit konsumsi bisa menimbulkan kerawanan jika terjadi gejolak ekonomi yang menyebabkan nasabah gagal bayar.
"Kredit konsumsi memiliki potensi kerawanan terhadap bank kalau ada shock ekonomi seandainya nasabah gagal bayar," tutup Difi. (Jk)

- Arus lalu lintas hari ini
- Cuaca Jabodetabek 1 Juli 2010
- Cuaca Jabodetabek 1 Juli 2010
- Lokasi SIM & STNK Keliling Jumat, 1 Ju 2010
- Lokasi SIM & STNK Keliling Jumat, 1 Juli 2010
Isi Komentar :




